FlightRadar24 & Satellite

NOT FlightSatellite24

Biarkan Gambars Bicara... (Click Image to Enlarge!)


Katanya... ada banyak Satellite yang ada di langit Bumi
FlightRadar24.com yang dipakai untuk memetakan posisi-posisi pesawat penerbangan komersial dunia masih mengandalkan Towers Telekomunikasi.

PETA mana yang benar & masuk akal?
FAKTA!!! Dengan menggunakan PETA Bumi Datar, jalur penerbangan San Francisco (AS) - Abu Dhabi (Timur Tengah) yang terpendek & lurus adalah melalui Kutub Utara (North Pole Flight). Dan terlihat tidak masuk akal jika menggunakan PETA Bumi Bulat yang selama ini kita pakai.

ETOPS?
  • Antara Kepentingan "Globe" dan Bisnis Peralatan & Komponen Aviasi?

ARAH KIBLAT UMAT ISLAM... (Juga Menggunakan Peta Bumi Datar!)



PELUNCURAN SATELIT...



Pertanyaan-pertanyaan Awam Seputar Peluncuran Satelit...
Perhatikan grafik Altitude (ketinggian) versus Time (waktu)!
  • Menit 17:26, Solid Rocket Booster terlepas. ►Apakah kemampuan roket hanya sampai ketinggian (altitude) ~78km (setara jarak lurus Jakarta-Purwakarta) dengan jarak luncur (distance) ~114km (setara jarak lurus Jakarta-Bandung)? Padahal teknologi roket sekarang konon sudah bisa menjelajah antar benua. ►Juga mengapa Roket tidak meluncur tegak lurus vertikal untuk mencapai ketinggian sejauh mungkin? Padahal target penempatan Satellite di Geo Stationary Orbit yaitu pada ketinggian 36.000km. [Dome]
  • Menit 17:37, Tayangan LIVE di atas ketinggian ~80km DIGANTI dengan tayangan animasi CGI (Computer-Generated Imagery). ►Dimana fungsi teknologi kamera pada proyek senilai Rp3 Triliun ini? Padahal konon NASA sudah bisa mencitrakan permukan Mars.
  • Menit 23:56, Satelit bergerak dengan "roketnya" sendiri di atas "bumi yang konon berputar sangat cepat".
  • ...
  • Menit 11:40, Target penempatan satelit pada Geo Stationary Orbit yaitu pada ketinggian 36.000km (sebanding dengan jarak 3x diameter bumi (12.742km) atau jarak 36x panjang Pulau Jawa). ►Selanjutnya bagaimana kondisi Satellite di ketinggian sejauh itu? Ngumpet? Menghindari bidikan Nikon dan Canon? Kemudian hilang & terlupakan? [...]
Proyek peluncuran BRIsat yang umur "kontraknya" sekitar 15 tahun menelan biaya Rp3 Triliun. Hebat yah BRI banyak duitnya hasil riba?

Proyek Telkom 3S Satellite yang diluncurkan awal tahun 2017 juga menelan biaya Rp3 Triliun. Dan dampak ngawur peluncuran proyek Satellite Telkomsel adalah harga Paket Internet Flash 1GB per Maret 2017 menjadi Rp35.000 yang sebelumnya hanya Rp10.000? Heheh...

Terkait
FlightRadar24.com & GPS juga menggunakan "satelit-satelit" ini.
"Impossible Engineering" Discovery Channel

5 komentar:

  1. pakai google earth juga masuk akal, kok bisa gitu ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak "kesalahan" yang sudah menjadi "kebenaran" yang kita anut selama ini.

      Hapus
  2. Solid Rocket Booster Peluncur Satelit hanya bisa mencapai ketinggian ~78km? Setelah itu vehicle pembawa satelit terbang atau meluncur horizontal. Kenapa ya? Padahal target posisi satelit konon harus berada di ketinggian 36.000km. Mungkin ini jawabannya...
    ►https://www.youtube.com/watch?v=iXNmj-JmrR8&t=110s
    Dome langit ke-1 ketinggiannya hanya ~73 Miles (117km)

    Flat Earth: Rocket at 73 miles shows moon, which proofs the earth is not a globe. (Bulan terlihat dari ketinggian 117km, padahal menurut perhitungan bumi bulat (Globe) saat peluncuran roket di siang hari, posisi bulan ada di belahan bumi yang gelap)...
    ►https://www.youtube.com/watch?v=xMp49IYBhO4

    BalasHapus
  3. Coba jelaskan disini bagaimana cara menentukan diameter dan jarak matahari versi fe

    BalasHapus
    Balasan
    1. http://fe101.net/Thread-Metode-Menghitung-Jarak-Bumi-Matahari

      Hapus